GUDANG ILMU
Sabtu, 31 Mei 2014
PENTINGNYA PENDIDIKAN FORMAL DAN INFORMAl THE IMPORTANCE OF FORMAL AND INFORMAL EDUCATION
Nurul habibah
e-mail: nurulhabibah90@rocketmail.com
Pendidikan merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan
kita,
ini berarti semua orang berhak mendapatkan pendidikan dan mengembangkan potensi
yang dimilikinya melalui proses bimbingan belajar.
Secara umum pendidikan di artikan
sebagai suatu proses usaha yang di lakukan
oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui bimbingan pengajaran dan
latihan yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat yang
sengaja di persiapkan untuk peserta didik agar dapat memainkan peranan dalam
berbagai lingkungan hidup secara tepat di masa yang akan datang.
Pada hakikatnya
pendidikan merupakan proses pembetulan karakter dari individu tersebut yang di
bentuk meliputi tiga hal yaitu intelektual, emosional, dan spiritualnya.
Pembentukan karakter ini dilakukan melalui pendidikan.
Pendidikan yang pertama kali kita
dapatkan di lingkungan keluarga adalah Pendidikan Informal, pendidikan di
lingkungan sekolah adalah Pendidikan Formal, dan pendidikan di lingkungan
masyarakat adalah Pendidikan Nonformal.
Pendidikan Informal adalah pendidikan di lingkungan sehari-hari dari keluarga yang berupa ajaran saling menyayangi,
menghormati, tolong menolong dan tata-krama, sikap dan tingkah laku ini diajarkan pada keluarga semenjak peserta didik
lahir sampai mati dan berlangsung seumur hidup, sehingga peranan keluarga
khususnya orang tua sangat penting, dengan demikian akan timbul suatu situasi yang saling membantu, saling menghargai, yang sangat mendukung perkembangan mental anak.dan hal ini akan menimbulkan kenyamanan, ketentraman serta akan mempererat
kerukunan hidup.
Pendidikan formal adalah pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada
umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai
dari pendidikan dasar yang didapat seseorang dari umur 9-12 tahun Setelah itu dapat melanjutkannya kejenjang yang lebih
tinggi yaitu di SLTP dan SLTA, dan
apabila orang tua mempunyai cukup uang maka dapat melanjutkannya ke Perguruan
Tingi Termasuk kegiatan studi yang berorientasi akademis dan
umum, program spesialisasi, dan latihan profesional, yang dilaksanakan dalam
waktu yang terus menerus.
Menjadi seorang terdidik itu penting sekali. Pendidikan memang diperlukan untuk mencapai generasi bangsa yang baik
dan bermutu sehingga pendidikan tak luput dari peranan Guru. Peranan guru sebagai pendidik merupakan peranan
yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan, serta tugas-tugas yang berkaitan dengan
mendisiplinkan anak didik agar anak itu menjadi patuh terhadap norma hidup, dan aturan-aturan sekolah. Guru mengajarkan kepada anak didik supaya pintar
dan berwawasan luas. Anak didik yang terdidik dituntut untuk harus
menghargai,
dan menghormati hak orang lain, menaati peraturan-peraturan, dan menyesuaikan diri dengan norma-norma
tertentu.
Sekolah sebagai lembaga formal yang di amanatkan untuk mendidik. Peranan Sekolah sangat besar sebagai sarana tukar pikiran diantara
peserta didik. Guru harus berupaya
agar pelajaran yang diberikan selalu cukup untuk menarik minat anak, sebab tidak jarang anak menganggap pelajaran yang
diberikan oleh Guru kepadanya tidak bermanfaat. Tugas Guru yang hanya semata-mata mengajar saat ini sudah keluar dari
aturan-aturan itu. Guru harus mendidik yaitu harus membina para anak
didik menjadi manusia dewasa yang bertangging jawab sehingga aspek kepribadian anak bisa berkembang.
Pendidikan Nonformal adalah pendidikan di luar
sekolah, yaitu pendidikan yang diperoleh seseorang secara
teratur dan terarah. Berhubung karena Pendidikan Nonformal lebih mudah
disesuaikan dengan keadaan seseorang dan lingkungan maka pendidikan Nonformal
lebih terpusat pada kehidupan
masyarakat
.Hal ini berarti memberikan gambaran tentang
bagaimana kita hidup bermasyarakat. Dengan demikian apabila kita berinteraksi dengan mereka di lingkungan
masyarakat maka mereka akan menilai kita, bahwa mereka akan tahu mana orang
yang terdidik dan mana orang yang tidak terdidik. kita dididik untuk bisa memahami, mengerti, serta menjadi orang yang peduli terhadap orang lain.
Di zaman Era Globalisasi ini diharapkan generasi muda bisa mengaplikasikan
ilmu yang didapat Sehingga tidak terombang-ambing dalam kancah perkembangan
zaman.Itulah pentingnya menjadi seorang yang terdidik baik di lingkungan
Keluarga,
Sekolah, dan Masyarakat.
Jumat, 26 Juli 2013
Bahan dan Cara Membuat Mie Titi
Hari ini saya iseng-iseng membaca sebuah twett temen saya, mereka
itu lagi seru-serunya membahas acara BUBER besok sore, ada yang maunya buat nasi goreng Thailand, ada juga yang maunya buat
Mie Titi…. :c
Mie Titi,,, hmmm,, :@ the best traditional food ever ever I got,,saya
jadi rindu setelah sekian lama
(kira-kira 6 tahun) move dari kota kerren ini tidak pernah mencicipinya
lagi, secara di Lombok jarang bahkan tidak ada yang jualan mie ini…memang tak
banyak orang yang tahu…tapi mie ini cukup dikenal di daerah Makassar lho…cobain
deh tanya sama temen-temen ato tetangga-tetangga loe yang berdomisili di
Makassar pasti tahu betul dengan masakan yang satu ini.,, saya bukan asli
Makassar gan tapi saya besar di salah satu kota besar ini…, setelah saya
share-share dengan tante Google maka saya pun menemukan resep dan ingin
mencobanya.
next, untuk membuat mie titi ini memang bisa dibilang
susah-susah gampang, kita membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam membuat
mie titi ini. Nah berikut bahan dan cara buatnyaJ cekkidott..!!!
Mie Titi
Bahan Mie Titi
- Mie Telor 1 bungkus
- Daging ayam 250 gram
- Baso sapi/ayam 5 butir, iris
sesuai selera
- Tepung maizena 3 sendok atau
sesuai takaran kekentalan yang diinginkan
- Hati sapi 100 gram
- Sayur-sayuran (kol, sawi,
wortel dan tomat)
- Daun seledri, Daun bawang
diiris halus
- Udang secukupnya, diiris sesuai
selera
- Telor 2 butir
- Minyak untuk menggoreng
Bumbu Halus
- Bawang putih 3 siung
- Bawang bombay 1 siung kecil
- Bawang merah 1 siung
- Kemiri 1 biji
- Merica dan paprika bubuk
- Garam secukupnya
Bahan Pelengkap
- Bawang goreng
- Jeruk Nipis
Cara Membuat
Untuk Mie
- Taruh mie dibaskom, siram
dengan air panas. Diamkan kurang lebih 4 menit sampai mie terurai.
Tiriskan.
- Goreng mie yang sudah tiris di
wajan (biarkan mie terendam didalam minyak saat digoreng), sampai berwarna
kecoklatan dan kering. Pisahkan.
Kuah Siraman Mie
- Rebus ayam hingga lembek,
sisihkan air rebusan ayam untuk kuah mie. Daging ayam di iris2 kotak, sisihkan.
- Panaskan minyak di wajan, tumis
bumbu yang sudah dihaluskan, kalau sudah kecoklatan masukkan udang, ayam
dan baso.
- Masukkan sedikit demi sedikit
air rebusan ayam sampai habis. Takaran kuah sesuai selera, biarkan sampai
mendidih.
- Setelah mendidih, masukkan
sayuran dan tomat yang sudah dipotong-potong, biarkan beberapa saat.
- Siapkan campuran tepung maizena
yang diaduk dengan air, tuang perlahan-lahan kedalam kuah sampai tercapai
tingkat kekentalan yang diinginkan.
- Setelah kuah mengental,
terakhir masukkan telur yang telah dikocok lepas dan langsung aduk kuah
biar jadi terlihat berserat.
- Masukkan irisan daun seledri
dan bawang.
Cara Menyajikan Mie Titi
- Siapkan piring, tempatkan mie
goreng kering di piring saji. Tuangkan kuah diatas mie.
- Taburi dengan bawang goreng
sajikan bersama jeruk nipis dan saos sesuai selera.
- Selamat menikmati……. :d
intip-intip juga dong gambarnya :)
Rabu, 10 Juli 2013
Waktu Berdoa dan Orang yang di Doakan oleh Malaikat
Diantara doa-doa mustajab ialah :
1. Doa setelah sholat tahajud
2. Doa setelah sholat dhuha
3. Doa menjelang berbuka puasa
4. Doa antara adzan & iqoma
5. Doa antara dua khutba jum'at
6. Doa dipenghujung hari juma'at (ba'da asyar)
7. Doa dikalla turun hujan
8. Doa dikalla mendengar kokok ayam
(diriwayatkan ayam adalah hewan yg dapat
melihat malaikat) / waktu subuh
9. Doa imam &kholifah/pemimpin yang adil
10. Doa orang yg ter dzolimi
11. Doa orang tua kepada anaknya
Adapun orang yang di doakan oleh para malaikat :
1. Orang yg selalu ber sholawat
2. Orang yg berada di shaf terdepan sholat
3. Orang yg merapatkan dan meluruskan shaf sholat
4. Wanita yg hamil
5. Wanita yg merawat anaknya/balita
6. Orang yg mendoakan orang lain
7. Orang yg duduk menunggu sholat
8. Orang yg tidur dalam keadaan suci
9. Orang yg membesuk orang sakit
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)